Kopi Turki bukan sekadar minuman, melainkan warisan budaya dunia yang telah diakui oleh UNESCO. Metode ini merupakan salah satu teknik seduh tertua di dunia yang menghasilkan kopi dengan intensitas aroma luar biasa, tekstur kental, dan busa (crema) yang khas di permukaan.
Persiapan dan Bahan
Untuk membuat kopi Turki yang otentik, Anda memerlukan beberapa elemen kunci:
- Cezve (Ibrik): Teko kecil bertangkai panjang yang biasanya terbuat dari tembaga atau kuningan.
- Gilingan Super Halus: Bubuk kopi harus digiling hingga teksturnya menyerupai bedak atau tepung (jauh lebih halus daripada espresso).
- Air Suhu Ruang: Selalu gunakan air mineral berkualitas untuk menjaga kemurnian rasa.
- Gula (Opsional): Dalam tradisi Turki, gula ditambahkan di awal proses masak, bukan setelah kopi matang.
Panduan Seduh Tradisional
Kunci dari kopi Turki adalah kesabaran dan kontrol suhu untuk menciptakan busa yang tebal:
1. Pencampuran Awal
Masukkan satu sendok teh munjung bubuk kopi ke dalam cezve untuk setiap cangkir kecil air. Tambahkan gula sesuai selera, lalu aduk perlahan saat air masih dingin hingga kopi tercampur rata.
2. Proses Pemanasan (Api Kecil atau Pasir)
Letakkan cezve di atas api yang sangat kecil atau di atas pasir panas. Jangan mengaduk kopi lagi pada tahap ini. Panas yang perlahan akan mengekstraksi minyak kopi tanpa menghanguskannya.
3. Mengelola Busa (Köpük)
Saat kopi mulai panas, busa gelap akan mulai terbentuk dan naik ke permukaan. Tepat sebelum kopi mendidih (saat busa hampir meluap), angkat cezve dari api. Ambil busa menggunakan sendok kecil dan bagikan ke dalam cangkir-cangkir penyaji.
4. Pemanasan Kedua
Kembalikan cezve ke atas api selama beberapa detik hingga sisa kopi naik kembali, lalu tuangkan seluruh isinya ke dalam cangkir secara perlahan melalui dinding cangkir agar tidak merusak busa yang sudah ada.
Etika Penyajian dan Cara Menikmati
Kopi Turki selalu disajikan bersama segelas air putih dan sesuatu yang manis, seperti Turkish Delight (Lokum). Air putih diminum terlebih dahulu untuk membersihkan langit-langit mulut agar rasa kopi terasa lebih tajam.
Peringatan Penting: Jangan pernah meminum kopi Turki sampai habis. Biarkan ampas kopi (telve) mengendap di dasar cangkir. Ampas ini tidak dimaksudkan untuk diminum dan sering kali digunakan dalam tradisi meramal nasib (tasseography).

